Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Tuesday, November 27, 2012

Mendidik Anak Dalam Kandungan

Mendidik Anak Bayi Dalam Kandungan - Setiap orang tua tentunya menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang cerdas serta juga sholeh-sholehah. Tidak ada seorang pun orang tua dalam dunia ini menginginkan anaknya tidak berhasil baik itu dalam kehidupan dunianya terlebih dalam kehidupan akheratnya kelak. Pastilah impian orang tua anak-anaknya berhasil dengan baik serta mencapai kesuksesan dalam kehidupan dunia dan juga kehidupan nan kekal di akhirat. Berbagai macam cara tips mendidik anak telah banyak pula diungkap oleh para ahlinya dengan beragam cara agar anak menjadi cerdas dan pandai serta meraih kesuksesan.

Hanya saja seringkali pendidikan agama sering terlupakan padahal pendidikan agama adalah pondasi paling penting dalam mendidik anak. Selain dari pendidikan agama contoh serta tauladan yang baik dari orang tua serta lingkungan yang baik adalah hal yang tidak boleh dilupakan untuk bisa mendidik dan mengarahkan anak-anak kita mengenal akan Islam dan segala hal yang berkaitan dengan agama Islam yang kita anut.

Tips Cara Mendidik Anak Dalam Kandungan

Lahirnya anak cerdas dan sholeh-sholehah tidak bisa juga ditentukan secara medis maupun kecukupun gizi saja. Keduanya hanyalah faktor pendukung dan yang tak kalah penting adalah dengan disertai pendidikan agama sejak dalam kandungan. Untuk bisa mendapatkan anak yang baik sehat secara fisik dan mental maka dibutuhkan amalan serta metoda pendidikan yang tepat saat dalam kandungan maupun setelah melahirkan. Cara yang ditempuh dalam metoda pendidikan ini diantaranya yaitu dengan melakukan banyak berdoa, memperdengarkan ayat suci Al-Qur'an dengan cara memperbanyak membacanya dan juga mengajak dialog janin dalam kandungan serta menjaga perilaku ibu selama mengandung dan kehamilan.

Tips cara mendidik anak dalam kandungan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Berikut adalah metoda pendidikan anak semenjak dalam kandungan dan diantaranya yaitu dengan :
  1. Membacakan Doa. Ada berbagai cara metoda doa serta doa-doa agar mendapatkan anak sholeh yang diajarkan oleh Nabi dan juga orang-orang Sholeh dahulu yang bisa kita pelajari dan dipraktekkan. Ada Doa Nabi Zakariya yaitu yang tercantum dalam Al-Qur'an surat Ali Imran : 38 yang artinya :"Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar Doa..(QS. Ali Imran (3);38 ). Kata anak yang baik mengandung makna jadikanlah anak kami yang shaleh, berakhlaq mulia, dan beradab agar sempurna nikmat dunia dan akheratnya. Ada juga doa Nabi Ibrahim yang tercantum dalam Al-Qur'an surat As Shaafaat :100 dan An Nahl : 78.
  2. Membacakan Al-Qur'an. Metoda mendidik anak semenjak dalam kandungan selanjutnya adalah dengan memperdengarkan tilawati Al-Qur'an. Diharapkan dengan anak bayi yang masih dalam kandungan dibiasakan oleh orang tuanya untuk mendengarkan tilawah Qur'an karena banyak manfaat dari mendenagrkan Al-Qur'an ini. Kita ketahui fungsi pertama yang paling banyak digunakan janin dalam kandungan adalah fungsi pendengarannya maka kita optimalkan fungsi pendengaran janin untuk terbiasa mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Selain itu dengan kita membiasakan bayi dalam kandungan memperdengarkan Al-Qur'an maka ketika sang anak memasuki masa kanak-kanak ia akan lebih mudah dalam menghafal al-Qur'an.
  3. Mengajak Berbicara. Indera pendengaran mulai berkembang pada minggu ke 8 dan selesai pembentukan pada minggu ke 24. Indera pendengaran ini juga dibantu oleh air ketuban yang merupakan penghantar suara yang baik. Janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus. Selain itu janin akan bereaksi terhadap suara-suara keras, bahkan bisa membuat janin terkejut melompat. Untuk itu mengajak janin berbicara dengan mengelus-elus peut terutama saat organ pendengaran mulai berfungsi baik. Ketika sang ibu mau berwudhu maka ajaklah pula sang janin berbicara dengan cara "Adik, ibu mau berwudhu karena wudhu adalah satu cara sebelum menjalankan sholat dan sholat adalah kewajiban tiap muslim untuk beribadah kepada Allah, Sang Pencipta Alam Semesta yang menciptakan segala kehidupan dunia ini termasuk ayah ibu dan juga adik" Dan biasanya respon janin dengan tendangan ke arah perut sang ibu.
  4. Menjaga Perilaku. Menjaga perilaku sangat penting dan dibutuhkan ketika masa kehamilan. Karena akhlak orang tua sangat berpengaruh terhadap akhlak anak-anaknya kelak, terutama ibu hamil. Mulai dari sikap, ucapan hingga perilaku. Menghindari hal-hal yang kurang baik tidak hanya ditekankan dalam masa kehamilan saja, namun juga sampai anak dewasa. Sebab orang tua memegang peranan yang penting dalam menanamkan perilaku dan adab serta akhlak yang baik kepada anak-anaknya. Jika orang tua berperilaku baik maka diharapkan sang anak juga meniru serta mencontoh perilaku baik dari orang tuanya.
Semoga dengan kita mengetahui akan tips cara kiat mendidik anak semenjak dalam kandungan ini kita bisa mendapatkan anak-anak yang sehat, cerdas, berakhlak baik dunia serta akhiratnya aamiin..aamiin.

Sunday, November 11, 2012

Penyebab Anak Nakal

Penyebab Anak Nakal Setiap orang tua tentunya menginginkan yang terbaik bagi putra-putrinya baik itu dalam bidang kesehatan, dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, dalam masa pendidikannya termasuk dalam hal mencegah anak menjadi anak. Fenomena anak nakal sekarang ini memang seringkali menghiasi media massa baik media massa elektronik, online atau pun surat kabar. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai penyebab anak menjadi nakal dan juga penyebab anak bandel dan cara mengetasinya dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat.

Prioritas orang tua dalam hal Kesehatan Anak akan selalu didahulukan termasuk dalam masa pertumbuhan perkembangan anak itu sendiri. Karena masa tumbang anak adalah masa emas dalam hal membentuk karakter dan kepribadian seorang anak. Masa sekarang ini banyak pula orang tua seringkali datang kepada psikolog dengan keluhan bahwa anak mereka nakal dan sering membuat masalah. Kenakalan anak yang cukup sering dilaporkan adalah kebiasaan suka memukul, sering berteriak, senang membantah atau beradu argumen jika dinasehati, sering berkelahi atau berbuat kasar pada teman, sering mengeluarkan kata-kata kasar dan lain sebagainya. Pertanyaan yang seringkali muncul dari para orang tua adalah, "MENGAPA ANAK SAYA BISA TUMBUH MENJADI ANAK YANG NAKAL?"

Penyebab Anak Nakal Dan Bandel

Penyebab anak menjadi nakal bisa dari beberapa faktor baik itu dari faktor keluarga itu sendiri atau pun faktor lingkungan. Kedua faktor tersebut yang paling banyak bisa menimbulkan kenakalan anak dan remaja dan ini harus diwaspadai oleh para orang tua.

Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan kenakalan pada anak dan diantaranya yaitu :
  1. Pengaruh Pendidikan Orang Tua Yang Buruk. Akhlaq anak adalah biasanya adalah cerminan bagaimana akhlaq kedua orang tuanya. Untuk itu sebagai orang tua yang baik tentunya menanamkan pendidikan agama dan pendidikan islami adalah hal terpenting yang perlu diberikan kepada seorang anak semenjak dini. Dengan kita menanamkan budi pekerti yang baik dan pengetahuan islami yang cukup kepada anak-anak kita bisa merupakan salah satu cara mengatasi anak nakal dan bandel sehingga ini bisa dilakukan sebagai cara preventif pencegahan anak menjadi anak yang bandel serta juga nakal yang tidak bisa dikendalikan. Semoga kita terhindar dari anak-anak yang nakal dan tidak menghormati kepada orang tuanya aamiin...aamiin.
  2. Pengaruh Lingkungan Terhadap Anak. Satu hal yang tidak boleh kita kesampingkan dalam rangka mendidik anak putra-putri kita adalah lingkungan yang baik. Karena pengaruh lingkungan yang buruk serta pergaulan anak yang salah akan bisa membawa anak-anak kita ke jalan yang salah serta sesat. Dalam pandangan agama Rasulullah mengingatkan akan dampak dari teman pergaulan dalam salah satu hadistnya yaitu :"Perumpamaan teman duduk (bergaul) yang baik dan teman duduk (bergaul) yang buruk (adalah) seperti pembawa (penjual) minyak wangi dan peniup al-kiir (tempat menempa besi). Maka, penjual minyak wangi bisa jadi memberimu minyak wangi atau kamu membeli (minyak wangi) darinya, atau (minimal) kamu akan mencium aroma yang harum darinya. Sedangkan peniup al-kiir (tempat menempa besi), bisa jadi (apinya) akan membakar pakaianmu atau (minimal) kamu akan mencium aroma yang tidak sedap darinya." (HR. Bukhari no. 5214, dan Muslim no. 2628 )
  3. Sumber pengetahuan Yang Didapat. Maksudnya dalam hal ini adalah sumber bacaan dan juga sumber tontonan anak-anak kita. Kita mengetahui bahwasannya sifat alamiah anak adalah meniru dan anak bisa dikatakan sebagai peniru ulung. Anak-anak mempunyai jiwa yang masih polos, sehingga sangat mudah untuk bisa terpengaruh dan mengikuti apa pun yang dilihat dan didengarnya dari sumber bacaan atau berbagai tontonan. Apalagi, memang kebiasan meniru dan mengikuti orang lain merupakan salah satu watak bawaan manusia sejak lahir. Lantas bagaimana kalau anak-anak kita mendapatkan bacaan dan tontonan yang tidak baik bahkan jauh dari hal-hal yang positif. tentunya hal ini akan semakin mempermudah anak menjadi sesuatu yang tidak kita harapkan bukan ?
Untuk itu sahabat-sahabat semuanya kita harus bisa menanamkan pengetahuan agama yang baik kepada buah hati kita serta juga pendidikan yang baik serta satu hal juga contoh yang baik dari kita sebagai orang tua karena hal tersebut bisa mencegah kenakalan anak remaja. Lalu bagaimana cara mengatasi anak nakal dan pendidikan yang baik dari orang tua agar anak-anak kita tidak menjadi nakal akan kita posting dalam suatu postingan khusus mengenai hal itu. Semoga artikel penyebab anak nakal ini bisa berguna serta dapat memberikan manfaat bagi saya dan juga sahabat-sahabat semuanya.

Thursday, October 25, 2012

Tanda Haji Mabrur

Tanda-Tanda Haji Mabrur - Tanda-Tanda Haji Mabrur Tentunya bagi setiap kita yang telah melaksanakan ibadah haji, mendapatkan haji yang mabrur adalah keinginan dan niat yang ingin didapatkan. Karena memang besar dan utamanya ibadah haji ini bila kita bisa mendapatkan haji yang mabrur. Lalu bagaimana dengan cri-ciri kalau beribadah haji itu akan mendapatkan haji yang mabrur.

Banyak amalan yang diutamakan dalam bulan dzulhijjah ini. Keutamaan bulan dzulhijjah salah satunya menjalankan ibadah haji dan juga berqurban di hari raya Idul Adha. Ada beberapa keutamaan hikmah qurban yang bisa kita dapatkan bila melaksanakannya dalam bulan mulia Dzulhijjah ini. Kembali ke dalam pokok pembahasan kali ini. Segala amal ibadah seorang muslim akan diterima Allah Subhanahu Wa Ta'ala selama dijalani dengan niat yang lurus dan sesuai tuntunan bagi tuntunan yang terdapat dalam Al-Qur'an maupun yang terdapat dalam al-hadist. Demikian juga kemabruran haji dapat diupayakan oleh setiap muslim yang berhaji ke tanah suci. Haji yang mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah lantaran dilaksanakan dengan sempurna yang memenuhi semua syarat dan rukunnya demikian adalah pengertian haji mabrur.

Tanda Ciri Haji Mabrur

Sebenarnya yang mempunyai hak menilai kemabruran haji seseorang hanyalah Allah Ta'ala. Dan sebagai manusia kita hanya bisa menilai mabrur tidaknya haji dari pandangan manusia saja. Ada beberapa tanda menurut para Ulama Islam berdasarkan akan keterangan serta nash Al-Qur'an dan As-Sunnah. Berikut beberapa tanda haji mabrur tersebut :
  1. Segala amalan ibadah haji dilakukan dan berdasarkan atas keikhlasan mendapatkan keridhoan Allah Ta'ala dan juga dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dalam melaksanakan ibadah haji ini kita harus benar-benar meluruskan niatan hati kita ikhlas karena Allah, bukan karena kita naik haji karena gengsi, untuk status sosial atau niat keliru lainnya untuk mendapatkan pandangan masyarakat saja. Inilah salah satu ciri haji yang mabrur.
  2. Harta yang digunakan dalam melaksanakan haji tersebut adalah dari hasil harta yang halal. Karena sesuatu yang baik dalam hal apa pun akan menghasilkan hasil yang baik bila hal tersebut juga berasal dari yang baik. Untuk itu bila kita memang menginginkan pergi haji dan melaksanakan ibadah haji maka kita juga harus bisa memastikan harta yang dipakai kita adalah halal agar bisa bisa nantinya mendapatkan haji yang mabrur.
  3. Melaksanakan serangkaian ibadah haji yang telah dituntunkan dan ditambah serta dipenuhi dengan amalan-amalan ibadah lainnya yang menyertainya seperti halnya memperbanyak dzikir di Masjidil Haram, memperbanyak sedekah di kala haji dan berkata-kata yang baik. Point pentingnya adalah dengan banyak melakukan kebaikan di dalam melaksanakan haji tersebut. Di antara amalan khusus yang disyariatkan untuk meraih haji mabrur adalah bersedekah dan berkata-kata baik selama haji. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang maksud haji mabrur, maka beliau menjawab :"Memberi makan dan berkata-kata baik." (HR. Al-Baihaqi 2/413 (no. 10693).
  4. Tidak melakukan perbuatan maksiat khususnya dalam melaksanakan ihram. Larangan berbuat maksiat ini memang dalam setiap tindakan kita dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat sedang melaksanakan haji, maka meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat adalah salah satu cara dan tips agar haji kita memperoleh kemabruran. Hal-hal yang termasuk dilarang dalam ihram dan haji adalah rafats, fusuq dan berbantah-bantahan selama mengerjakan haji. Pengertian rafats adalah semua bentuk kekejian dan perkara yang tidak berguna. Termasuk di dalamnya bersenggama, bercumbu atau membicarakannya, meskipun dengan pasangan sendiri selama ihram. Fusuq adalah keluar dari ketaatan kepada Allah, apapun bentuknya. Dalilnya adalah salah satunya hadist Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu :"Barang siapa yang haji dan ia tidak rafats dan tidak fusuq, ia akan kembali pada keadaannya saat dilahirkan ibunya." (HR. Muslim (1350).
  5. Kebaikan dan amal sholehnya meningkat setelah pergi melaksanakan ibadah haji. Salah satu tanda diterimanya amal seseorang di sisi Allah adalah diberikan taufik untuk melakukan kebaikan lagi setelah amalan tersebut. Sebaliknya, jika setelah beramal saleh melakukan perbuatan buruk, maka itu adalah tanda bahwa Allah tidak menerima amalannya. Sama halnya dengan diterima amalan ibadah puasa ramadhan maka bila sebelas bulan berikutnya amalan ibadah kita meningkat maka itu adalah salah satu tanda ibadah puasa Ramadhan kita diterimaNya. Sehingga tentunya kita lebih memahami bahwasannya setelah melaksanakan ibadah haji maka amalan ibadahnya akan semakin baik, banyak bertaubat setelah haji, berubah menjadi lebih baik baik dalam ibadahnya kepada Allah dan juga hubungannya antara sesama manusia, memiliki hati yang lebih lembut dan bersih, ilmu dan amal yang lebih mantap dan benar, kemudian istiqamah di atas kebaikan itu adalah salah satu tanda haji mabrur.
Dan semoga pula kita doakan agar para jamaah haji Indonesia dan juga jamaah seluruh dunia yang melaksanakan haji akan mendapatkan pahala haji mabrur karena pahala balasan haji mabrur adalah surga. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

Wednesday, October 10, 2012

Keutamaan Hikmah Qurban

Keutamaan Hikmah Qurban - Keutamaan Hikmah Ibadah Qurban Bulan Dzulhijjah yang merupakan bulan terakhir dalam tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia dan tentunya sebagai umat muslim kita tentu mengena akan bulan tersebut. Jika menyebut bulan Dzulhijjah, tentunya yang terlintas dalam pikiran kita adalah bulan Haji serta juga hari lebaran kurban. Karena dua hari Raya Islam adalah hari qurban dan juga hari Raya Idul Fitri setelah kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh di Bulan Ramadhan yang telah lalu.

Mengenai manfaat dan hikmah haji sahabat bisa membacanya di hikmah ibadah haji. Bulan haji ini di Indonesia bahkan diidentikkan dengan bulan yang banyak dimanfaatkan untuk acara pernikahan di bulan haji Bulan Dzulhijjah ini dan juga banyak yang menikah juga pas hari raya idul adha setelah sholat hari raya idul adha akan diikuti dengan pembagian daging kurban. Tetapi tentu saja dalam Islam bulan ini memiliki kedudukan yang mulia serta terdapat banyak sekali amalan bulan dzulhijjah yang dapat kita kerjakan dan sayang sekali untuk dilewatkan.

Dalam bulan haji ini juga disyariatkannya untuk menyembelih hewan qurban setelah sholat ied Idul Adha. Adapun dalil yang menunjukkan disyariatkannya menyembelih hewan qurban adalah Al-Qur`an, As-Sunnah, dan kesepakatan para ulama. Adapun dalil dari Al-Qur`an, di antaranya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala : "Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan qurban." (QS. Al-Kautsar: 2). Dan adapun dalil menyembelih hewan Qurban dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah : "Sesungguhnya yang pertama kali kita mulai pada hari ini adalah shalat. Kemudian kita pulang lalu menyembelih hewan qurban. Barangsiapa berbuat demikian maka dia telah sesuai dengan sunnah kami, dan barangsiapa yang telah menyembelih sebelumnya maka itu hanyalah daging yang dia persembahkan untuk keluarganya, tidak termasuk ibadah nusuk sedikitpun." (HR. Al-Bukhari no. 5545 dan Muslim no. 1961/7)

Keutamaan Hikmah Berqurban

Ada beberapa keutamaan dan hikmah berqurban yang bisa kita petik di balik disyariatkannya berqurban. Dan berikut beberapa keutamaan berqurban dan diantaranya yaitu :
  1. Berqurban dalam agama kita Islam ini adalah juga merupakan syi’ar-syi’ar Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana yang telah lewat penyebutannya dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala surat Al-Hajj ayat 36 yang artinya adalah : "Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta.". Demikianlah dengan berqurban maka kita juga termasuk mengagungkan salah satu dari syiar-syiar Islami.
  2. Keutamaan qurban berikutnya adalah bahwasannya berqurban termasuk dalam hal qurban dalam hari raya Idul Adha ini adalah merupakan bagian dan salah satu dari Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menganjurkan dan melaksanakannya. Maka setiap muslim yang berqurban di hari Raya Idul Adha ini seyogyanya mencontoh dan meneladani beliau Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam pelaksanaan ibadah qurban yang mulia ini.
  3. Memberikan dan memotong hewan qurban ini termasuk salah satu bentuk ibadah kepada Allah Ta'ala yang paling utama. Dalil berqurban adalah bentuk ibadah yang utama adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang artinya :"Katakanlah: ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)’." (QS. Al-An’am: 162-163). Dan juga firman Nya yang lainnya yang artinya :"Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan qurban." (QS. Al-Kautsar: 2)
Setelah kita mengetahui akan beberapa keutamaan berqurban maka ada juga beberapa hikmah berqurban. Beberapa hikmah di balik menyembelih hewan qurban diantaranya yaitu :
  1. Bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan. Karena begitu banyak limpahan nikmat yang telah Allah Ta'ala karuniakan kepada kita semuanya dan termasuk juga nikmat sehat yang ada pada diri kita semuanya adalah merupakan salah satu bentuk kecil nikmat Allah atas kita dari berbagai nikmat Allah yang tak akan mungkin kita bisa menghitungnya.
  2. Hikmah qurban berikutnya adalah menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam dan juga menjalankan sunnah Nabi Ibrahim tersebut. Ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha). Begitu banyak pula hikmah keutamaan ajaran Nabi Ibrahim ini dalam hal berqurban.
  3. Hikmah berqurban ini juga agar kita sebagai seorang mukmin untuk bisa mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Isma’il ‘alaihimas salaam, yang ini membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. Pengorbanan seperti inilah yang menyebabkan lepasnya cobaan sehingga Isma’il pun berubah menjadi seekor domba. Jika setiap mukmin mengingat kisah ini, seharusnya mereka mencontoh dalam bersabar ketika melakukan ketaatan pada Allah dan seharusnya mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya.
  4. Ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang senilai dengan hewan qurban. Ibnul Qayyim berkata, "Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamattu’ dan qiron meskipun dengan sedekah yang bernilai berlipat ganda, tentu tidak bisa menyamai keutamaan udhiyah."( Shahih Fiqh Sunnah, 2: 379 )
Demikian sahabat-sahabat semuanya sedikit mengenai keutamaan hikmah qurban di Hari raya Idul Adha yang sebentar lagi datang menghampiri kita. Bila kita diberikan kelapangan harta maka disunnahkan kepada kita semua untuk bisa berqurban.

Tuesday, October 9, 2012

Mengapa Muslimah Berjilbab

Mengapa Muslimah Berjilbab - Mengapa Muslimah Harus Berjilbab Rasulullah shallallahu 'alaiahi wa sallam menyebut beberapa orang wanita sebagai orang yang berpakaian tetapi telanjang. Maksudnya adalah secara lahiriah wanita tersebut mengenakan pakaian, tetapi pada hakekatnya mereka adalah bertelanjang. Sebab, kendatipun mereka berpakaian, tetapi masih memperlihatkan lekuk tubuh dan juga mereka berpakaian yang terlalu tipis atau pun tembus pandang.

Hijab atau ħijāb (bahasa Arab: حجاب ) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti penghalang. Tetapi kata ini lebih sering mengarah pada kata "jilbab". Tetapi dalam ilmu islam hijab tidak terbatas pada jilbab saja, juga pada penampilan dan perilaku manusia setiap harinya. Pengertian hijab (jilbab) menurut bahasa berarti penutup antara dua sisi, baik itu berupa tembok atau tikar. Demikian adalah pengertian dari hijab menurut tata bahasa. Di Indonesia Jilbab ini seringkali disamakan atau pun diidentikkan dengan hijab. Atau bahkan seringkali pula hijab ini berarti sama dengan jilbab. Arti mudahnya jilbab adalah menutupi aurat para wanita dan itu memang telah dituntunkan Al-Qur'an agar para wanita menggunakan Jilbab / Hijab.

Mengapa Muslimah Berjilbab

Mengapa muslimah harus mengenakan jilbab, mengapa tidak pakai jilbab saja seperti kebanyakan wanita pada umumnya saja. Apalagi kan pakai jilbab jadi ribet ? itu sebagian kecil dari alasan para wanita tidak mengenakan jilbab dan alasan-alasan lainnya. Wanita adalah kaum yang memiliki tingkat perasaan yang lebih peka daripada kaum laki-laki. Dan juga rasa malu wanita lebih tinggi dari kaum laki-laki. Dan sudah semestinya wanita yang muslimah yang memiliki rasa malu akan menutupi tubuhnya dengan jilbab dan mengikuti Ummahatul Mukminin.

Muslimah berjilbab adalah juga salah satu cara menjalankan syariat Allah dan juga Islam. Serta juga cara mengagungkan syiar agama Allah di muka bumi ini. Orang akan berpikir berulang kali pula untuk berbuat jahat kepada wanita berjilbab, karena pintu kejahatan terhadapnya juga tertutup rapat. Para lelaki juga akan segan untuk menyakiti, mengganggu, atau berbuat jahat terhadap kaum muslimah.

Ada beberapa alasan mengapa wanita muslim mengenakan jilbab. Berikut beberapa alasan mengapa muslimah berjilbab :
  1. Alasan pertama adalah karena anda (kaum perempuan) adalah seorang muslimah. Sebagai seorang muslimah maka wajib menaati perintah Allah. Berikut adalah beberapa dalil Qur'an untuk menggunakan jilbab dan keharusan mengenakan jilbab diantaranya yaitu : Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. " (QS. 33 : 59 ) dan dalil perintah berjilbab “Wahai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”(QS. Al A’raaf: 26)
  2. Karena perempuan Muslimah tentunya mengharap Rahmat Allah Ta'ala, sedangkan Allah Yang Maha Kuasa hanya melimpahkan RahmatNya kepada orang yang bertakwa dan beriman kepada ayat-ayatnya. Allah Ta'ala berfirman :"Maka akan Aku tetapkan rahmatKu untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami" (QS. Al-Ar'af : 156 ).
  3. Karena tidak mengenakan jilbab berarti bermaksiat kepada Allah yakni membuka aurat. Dengan para wanita membuka aurat, berarti wanita tersebut telah menaati setan yang selalu membisikkan untuk membuka aurat dan berbuat jahat. "Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya" (QS. Al-A'raf : 20 ).
  4. Alasan keempat mengapa muslimah berjilbab adalah karena wanita perempuan muslimah takut terhadap akhir dari perjalanan orang-orang yang berbuat maksiat. Sebagaimana kita mengetahui akan murka Allah di dunia azabNya di akherat kelak. Kita bisa membayangkannya demikian, bayangkan diri kita di saat hari pemaparan dalam keadaan telanjang, penuh rasa takut, gundah dan bingung. Sementara api neraka berkobar-kobar karena marah dan panas. Membakar para pelaku maksiat, sedang Rabb Pemilik Arsy marah. Sedang orang-orang mukmin menghuni surga abadi selamanya.
Demikian beberapa alasan kenapa para wanita dan perempuan menggenakan jilbab. Karena memang pengetahuan agama dalam hal ini kurang dan masih perlu belajar banyak lagi maka diatas adalah beberapa alasan mengapa seorang muslimah mengenakan jilbab daripada kacamata seorang perawat. Karena tentunya alasan dan sebab mengapa wanita harus mengenakan jilbab banyak juga diulas oleh para ustadz-ustadz dan juga banyak website Islami yang memberikan ulasan lebih gamblang dengan dalil-dalil yang shahih dan kuat baik dari Al-Qur'an atau pun Hadits tentang jilbab, manfaat keutamaan jilbab dan sejenisnya. Dan semoga pula bisa bermanfaat serta dapat memberikan manfaat.